ZA’FARAN

 

Bunga ini sudah terkenal sejak zaman perunggu. Za’faran diambil dari stigma bunga crocus sativus . Bunga mungil cantik berwarna ungu muda ini muncul di musim gugur dan memanen stigma-nya harus sebelum matahari muncul. Tidak seperti memanen kentang yang bisa memakai mesin, memanen za’faran harus dengan cara stigma dipetik satu persatu dengan tangan. Memanennya harus setiap hari selama 6 minggu, karena satu rumpun crocus bisa mekar dua-tiga kali. Setelah stigma dipetik, stigma-stigma ini akan dikeringkan dalam dehydrator selama 2 jam. Untuk menghasilkan 500 g za’faran dibutuhkan 70.000 stigma.

Khasiat, Kebaikan & Kelebihan Bunga Saffron / Za’faran

  • Saffron / Za’faran / Kuma-kuma atau nama saintifiknya, Crocus Sativus Linneaus merupakan bunga yang terwangi di dunia
  • Untuk mendapatkan 1kg Saffron / Za’faran kering, sebanyak 150,000 kuntum bunga Saffron diperlukan. Maka tidak hairanlah tumbuhan yang digelar sebagai “Longgok Emas Gurun Pasir” ini dianggap sebagai bunga yang paling mahal di dunia.
  • Tumbuhan yang dikenali dengan nama saintifiknya, Crocus Sativus Linneaus ini memang terkenal dengan khasiat dan kegunaannya dalam bidang perubatan mahupun sebagai bahan campuran semula jadi dalam pelbagai jenis makanan serta di bidang kosmetik.
  • Kini, Saffron / Za’faran banyak ditanam di Iran, Barat Mediterranean (Sepanyol), sehingga ke India (Kashmir). Sepanyol dan Iran adalah negara pengeluar Saffron yang terbesar di dunia. Lebih daripada 80% keluaran Saffron dunia, yaitu kira-kira 300 ton setahun, datangnya dari negara-negara ini, terutamanya Iran.
  • Saffron / Za’faran yang kaya dengan vitamin B1 dan B2 (Riboflavin dan Tiamin) dapat membantu menyempurnakan proses menguatkan daya ingatan, merawat anemia, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, mengurangkan risiko serangan penyakit jantung, melancarkan aliran darah, merawat penyakit saraf, mengurangkan keletihan, sembelit, gangguan sendi dan turut digunakan sebagai perangsang tenaga spiritual dan penenang.
  • Selain digunakan di dalam pengobatan Ayurveda di India untuk merawat berbagai penyakit seperti artritis, pada ketidaksuburan, masyarakat India terutamanya kalangan wanita menggunakan Saffron selepas waktu bersalin bagi tujuan menguatkan rahim dan melancarkan pengaliran darah.
  • Saffron / Za’faran adalah antara rempah yang unik karena aromanya yang khas dan kandungan warnanya yang dapat larut dalam air. Di negara-negara Asia, warna kuning yang dihasilkan dengan merendam filamen Saffron, dijadikan sebagai topeng muka untuk membuang jerawat golongan bangsawan zaman dulu. Saffron juga digunakan seperti bedak yang digunakan oleh wanita zaman sekarang. Ia bukan saja membuatkan kulit wanita bertambah lembut, namun ia juga membuatkan kulit mereka bertambah cerah.
  • Kandungan Saffron / Za’faran yang mempunyai khasiat penenang dan bahan penyembuh sakit kepala jadi menyebabkan ia telah dijadikan sebagai minyak wangi yang disebut Attar Za faran (campuran Saffron dan Sandalwood) di negara-negara Timur Tengah. Bukan itu sahaja, Saffron juga turut digunakan sebagai bahan pewangi minyak wangi antarabangsa yang lain.

Dasar Penciptaan Bidadari sebagian adalah Za’faran

Di dalam Surat Al Waqiah ayat 35 disebutkan: “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,”

Bahan baku yang digunakan sebagai penciptaan para bidadari adalah wangi-wangian dan segala sesuatu yang menyenangkan hati.

Di dalam kitab Daqoiqul Akbar Fii Dzikril Jannati Wan-Nar karya Imam Abdirrahim bin Ahmad Al-Qadhiy disebutkan : Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “ALLAH SWT menciptakan wajah bidadari dari empat warna, yaitu putih, hijau, kuning, dan merah. ALLAH menciptakan tubuhnya dari minyak Za’faran, misik, anbar, dan kafur. Rambutnya dari sutra yang halus. Mulai dari jari-jari kakinya sampai ke lututnya dari Za’faran dan wewangian. Dari lutut sampai payudara dari misik. Dari payudara sampai lehernya dari Anbar, Dan dari leher sampai kepalanya terbuat dari Kafur. Seandainya bidadari itu meludah sekali di dunia, maka jadilah semua air di dunia Kasturi. Di dadanya tertulis nama suaminya dan nama-nama ALLAH SWT. Pada setiap tangan dari kedua tangannya terdapat sepuluh gelang dari emas, sedangkan pada jari-jarinya terdapat sepuluh cincin, dan pada kedua kakinya terdapat sepuluh binggal(gelang kaki) dari Jauhar dan permata.”

Riwayat Ibnu Abbas r.a : Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat bidadari-bidadari. Dikatakan kepadanya, namanya ‘Aina’, ia diciptakan dari empat unsur, yaitu : misik, kafur, anbar, dan za’faran. Seluruh bidadari-bidadari itu sangat merindukan suami-suami mereka. Andai sekali saja bidadari-bidadari itu meludah di dunia maka tawarlah lautan tersebut lantaran ludahnya. Tertulis pada tengkuknya:”Barangsiapa yang suka akan dirinya seperti aku, maka beramal dengan ketaatan kepada Tuhannya”

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s